Sudah Ibadah rajin kok rejeki masih susah ? Wajib tahu nih…

Masbareng | Kali ini kita akan bahas sedikit tulisan yang berbau agama, tentu saja bukan maksud admin sok keminter bukan pula admin tinggi ilmu agamanya dan saya berserah diri dari yang namanya sok alim. tapi lebih sekedar ingin berbagi atau menyampaikan buah dari renungan dan pemikiran saya sebagai penulis, semoga sahabat pembaca semua memberikan prasangka baiknya kepada saya. amin…

 

Balik lagi ke topik awal, yakni perihal yang berkaitan dengan rezeki. sahabat pembaca…pernah enggak sih kalian bertanya-tanya mengapa ya, saya sudah ibadah rajin sholat 5 waktu di tambah sunah, dukha, tahajud dan amalan lain yang kebanyakan orang itu berkata bisa mempermudah jalannya rezeki , tapi kok rezeki saya masih serettt… masih susah…itu kenapa? pastinya pernah ya…nggak munafik, saya sendiri juga begitu. kecuali memang dari lahir sudah golongan darah biru, dari pecitit udah keturunan orang kaya, mungkin pertanyaan tersebut tidak berlaku.
 
Dari pertanyaan yang terus-menerus menghujam dalam hati , saya mulai riset kecil-kecilan sebenarnya apa yang salah dari semua itu…lantas apa saya menemukan jawabanya? yah saya menemukannya dan terbukti, hanya saja belum sepenuhnya karena saya juga belum sempurna menjalankannya. sebelum membahas lebih jauh, sahabat pembaca sudah tahu belum maksud rezeki yang seret dan rezeki yang lancar? kalau belum simak dulu sedikit penjelasanya berikut ini:
REZEKI LANCAR maksudnya itu bukan rezekinya mengalir sendiri tanpa kita ada usaha atau ikhtiarnya. tetapi maksudnya adalah jalan datangnya rezeki yang akan kita dapat itu jauh lebih mudah dan gampang contoh, umpamanya sahabat pembaca profesinya tukang ojek, nah karena sahabat dikaruniai rezeki yang mudah belum berangkat kepangkalan saja udah ada orang yang maranin, udah ada orang yang booking. misal nanti sore minta dianterin kemana, atau besok mau kondangan tapi jauh ngojeknya sama si Mas aja. jadi intinya jalan untuk dapat rezeki itu mudah.
terus bagaimana dengan maksud REZEKI SERET DAN SUSAH, kayanya nggak perlu panjang lebar jelasinya deh, contohnya ya kebalikan dari maksud REZEKI LANCAR yang sudah diuraikan diatas, berangkat mangkal duluan gak sempat sarapan, nungguin lama sampe muka kelihatan kumel dan cerumut karna keringet campur panas, tetep aja ga dapet orderan ngojek….sekalinya dapet nganternya jarak dekat lagi, sudah gitu bayarnya masih pake nawar…ngenes binggo pokonya lah..haha.
Kalo sudah begitu, tentu jadi enek plus mangkel dong…akhirnya ngelamun,, merenung,,,bertanya-tanya dalam hati lalu proses ke otak dan terbesit untuk ambil handphone dan ketik di google REZEKI SERET dan ketemulah dengan tulisan ini…cocok kan? coooocookkk…
Baiklah sahabat pembaca, jika memang permasalahan diatas yang sedang kalian rasakan, mari kita ketahui bersama solusinya…disini bukan berarti saya ngasih jaminan datangnya rezeki yah, saya bukan tuhan…hanya menyampaikan metode dan pemikiran saya semoga allah mempermudah jalan kita untuk mengais rezekinya. aminnn..
Sudah rajin ibadah, sholat, berdoa dan sebagainya kok rejeki masih seret? sekarang kita gunakan pertanyaan lain… Sudah belajar dengan rajin, di tambah less dan plus pelajaran tambahan kok nilainya masih dikit dan jeblog? siapa yang salah…tuhan ? atau gurunya? kalo kita berfikir jernih dengan akal sehat pasti kita akan bergumam mungkin cara dan metode saya yang keliru menjalankan ibadahnya…mungkin cara belajar saya yang keliru. kabar baiknya jika sahabat sampai bergumam seperti itu berarti jalan untuk perbaikan mulai terbuka.. jadi apa yang harus dilakukan? perhatikan dan renungi secara dalam uraian dibawah ini:

1. NIAT

Sahabat pembaca, dewasa ini kadang orang menginginkan sesuatu itu niatnya tidak konsisten, alias macem-macem. perlu diketahui rezeki itu misteri yang siapapun tidak bisa memastikanya, karena itu merupakan hak prerogatif allah, allah memberikan karuniaanya kepada yang Ia kehendaki termasuk rezeki. tapi yang paling penting disini adalah apakah niat dari seseorang itu ihlas karena allah? yang di saat nanti rejeki itu mengalir akan di belanjakan untuk jalan kebaikan, untuk hal-hal yang bermanfaat dan disukai allah? atau akan digunakan untuk kemaksiatan…sungguh allah mengetahui niat hambanya. jadi sedikit saja niat kita melenceng kearah yang tidak benar…pupus sudah harapan itu. karena saat allah menyayangi hambanya, rezeki itu mungkin bisa tertahan karena jika di berikan si penerima akan binasa dengan adanya rezeki yang berlimpah tersebut.

2. MENCAMPUR ADUKKAN ANTARA HAK & YANG BATIL

Apa maksudnya mencampur hak dan kebatilan? maksud disini adalah cobalah kita murnikan,,kita kerjakan ibadah kita sesuai petunjuk yakni Al-Quran dan Sunnah. sholat kita, Dzikir, Doa dan amalan lainya kita kerjakan sesuai yang di ajarkan Rasulullah SAW,, mencontoh apa yang dikerjakan para sahabat nabi dan para tabiin. karena merekalah generasi terbaik yang dibimbing oleh rasulullah…bukankan amalan yang tidak sesuai dengan tuntunan, maka amalannya tertolak? sekarang ini semakin banyak aliran,, dan metode dalam beribadah dan menjalankan agama berbeda-beda. bisa jadi salah satunya kita yang ada dalam aliran tersebut, bisa jadi hati kita sudah menuju kepadaNYA tapi cara ibadah kita salah atau batil…mungkin hal itu yang membuat tertahan atau susahnya jalan rezeki kita karna do’a yang kita panjatkan tidak sampai. jika sahabat bertanya seperti apakah ibadah yang sesat dan batil itu? jawabanya sangat mudah…kerjakan yang sesuai alqur’an dan sunnah nabi beserta para sahabat…maka yang batil akan nampak sendiri.

3. BERTAUBAT DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH

Sangat penting disini untuk saling mengingatkan bahwa, rezeki itu kaitanya sangat banyak. salah satunya dosa atau kebatilan. memang dosa dan kebatilan yang menumpuk pada kita membuat kita itu tumpul dalam menjemput rezeki, ibarat golok yang berkarat itu susah sekali untuk memotong kayu meski yang di potong itu  tidak keras, hanya bisa menimbulkan emosi saja. maka dari itu mengerjakan amalan pembuka rezeki, seperti shalat dukha dan tahajut saja belum cukup. padahal rasulullah telah bersabda bahwa

“Shalat dhukha itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan dan tidak ada yang memelihara shalat kecuali hanya orang-orang yg bertaubat. H.R.Tirmidzi “

jadi shalat dhuha saja belum cukup, perlu di gandengkan dengan taubat karena taubat yang sungguh-sungguh  akan membuat hati kita menjadi bersih. jika hati sudah bersih maka pikiran jernih, positif dan bisa menumbuhkan ide-ide cemerlang yang berkaitan denga keberlimpahan rezeki. lalu bagaimana cara taubat sungguh-sungguh?
  • Niatkan dengan penuh kesungguhan dan kemantapan hati
  • Di buktikan dan dilahirkan dalam bentuk lisan, Istighfar dengan penuh pengkhayatan & penyesalan dosa
  • Penyesalan yang mendalam harusnya menumbuhkan hati untuk Berjanji dan bersungguh-sungguh untuk tidak mengulangi untuk berbuat dosa
  • Taubat yang sungguh” bisa dilihat dari lahirnya tindakan memperbaiki perilaku diri, mengganti perilaku dulu yang negatif dan menggantinya dengan hal positif.
Perbanyaklah istighfar, manusia yang enggan beristighfar akan banyak mengalami kesulitan hidup, susah untuk menjemput rezeki. mungkin sahabat bertanya, ko ada orang yang malas ibadah, suka bermaksiat, tapi rezekinya mudah dan berlimpah?
Memang betul, tapi sahabat jangan lihat dari luarnya saja. bukankah kita mendambakan rezeki yang berlimpah tapi barokah, bermanfataat..dan membahagiakan kita? pendosa yang berkelimpahan rezeki sesungguhnya rezekinya hanya mengandung dan melahirkan kemudharatan saja, coba sahabat masuk dalam kehidupan mereka, kelihatannya saja hartannya banyak padahal jiwannya menderita, rumah tangga berantakan dan banyak problema, ada juga yang terkena penyakit kronis yang tidak kunjung sembuh,,dan memiliki masalah yang bikin tak nyeyak tidur. allah sengaja melimpahkan rezekinya hanya untuk mengazabnya, menjauhkan mereka dari rahmatnya. sahabat pembaca gak mau seperti itu kan?
Dalam firmannya allah mengatakan bahwa dengan kita bertaubat dengan sunguh-sungguh maka pintu rezeki akan dimudah , harta, anak dan lainya:

Mohonlah ampunan kepada tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. (Q.S.Nuh : 10-12).

Ayat diatas menunjukkan bahwa allah menyuruh kita untuk bertaubat, mungkin kesusahan rezeki kita akibat dosa masa lalu kita maka kita harus bertaubat dulu, mohon ampun kepada allah dan tidak  mengulanngi untuk berbuat dosa kembali

4. DI MAKSIMALKAN DENGAN PRASANGKA BAIK

Setelah kita meluruskan niat, bertaubat sungguh-sungguh,  lanjutkanlah dengan berprasangka baik padaNya. dengan berprasangka baik maka kita memiliki harapan dan yakin bahwa Allah akan mempermudah urusan dan memperlancar rezeki kita hari ini. bukankah Allah sesuai persangkaan hambaNya? Setelah shalat subuh jangan tidur lagi atau bermalas-malasan.  harus menumbuhkan semangat tinggi dan harapan baik untuk mengupayakan ikhtiar.
ketika matahari bergerak naik sepenggalan, segera ambil air wudhu dan sempatkan untuk shalat dhuha. jadi bukan ibadah diwaktu luang, tapi luangkanlah waktu untuk ibadah…
Mulailah ikhtiar / bekerja hari itu dengan prasangka (harapan) baik, yakin  pada Allah bahwa rezeki akan di permudah dan dibukakan oleh-Nya. langkah menuju kesuksesan diawali dengan keadaan lahiriah dan batiniah yang bersih.dengan demikian pikiran menjadi jernih dan dibukakan jalan keluar atau solusi memperoleh rezeki. karena pikiran bersih menghasilkan pemikiran yang positif

Nah sahabat pembaca, itulah sedikit tips dari saya bagaimana solusi kita agar dipermudah jalan rezekinya, semoga bisa diterima akal kalian sehingga menjadi bermanfaat. silahkan di implementasikan dalam kehidupan anda, mulai sekarang atau besok? itu terserah kalian kalo mau cepet ya Action sekarang, kalau kapan-kapan ya jangan ngeluh rezekinya seret. mudah-mudahan allah memberikan kemudahan untuk kita dalam menjemput rezeki-Nya, dilimpahkan dan di berkahi. aminnnn

Post Author: Maz Ogie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *